“Tujuan akhirnya adalah melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang kuat, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” katanya menegaskan.
Mahsur menilai 1 Muharram merupakan momentum terbaik untuk memperbarui niat, memperbaiki kualitas diri, dan memperkuat komitmen dalam membangun pendidikan yang lebih baik. Semangat hijrah harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang mendorong lahirnya generasi unggul yang beriman, berpengetahuan luas, serta memiliki moralitas yang tinggi.
“Tahun Baru Hijriah hendaknya menjadi titik awal perubahan menuju pendidikan yang mampu melahirkan generasi berkarakter, menjaga perdamaian, memperkuat hubungan sosial, dan menjadi fondasi kemajuan peradaban Islam yang berkelanjutan bagi masa depan Indonesia,” katanya mengakhiri.k
