G
N
I
D
A
O
L

Visi Misi

VISI MISI INTSITUT AGAMA ISLAM AL-MANAN NU LOMBOK TIMUR

Visi Institut yaitu menjadi Institut AL-MANAN yaitu:

A : Akhlaqul Karimah – cerminan moral mahasiswa dan dosen.

L : Literasi Keilmuan – penguasaan ilmu agama dan umum.

M : Moderat – menegakkan nilai wasathiyah dalam berpikir dan bertindak.

A : Aktif dan Adaptif – inovatif dalam menghadapi era digital.

N : Nalar Ilmiah – berpikir kritis berbasis riset dan argumentasi.

A : Akademik Unggul – berdaya saing di tingkat nasional dan global.

N : Nilai Keislaman dan Teknologi – menyatu dalam harmoni peradaban.

 

MISI INSTITUT

  1. Menanamkan dan mengembangkan karakter moral yang mulia pada seluruh civitas akademika melalui pendidikan, pembinaan, dan teladan, sehingga mahasiswa dan dosen menjadi pribadi yang berakhlak terpuji dan mampu menjadi contoh di masyarakat.
  2. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendalam dan menyeluruh dalam ilmu agama dan ilmu umum, mendorong penguasaan literasi keilmuan yang kuat sebagai landasan pengembangan kompetensi dan keilmuan yang relevan dengan perkembangan zaman.
  3. Memperkuat sikap wasathiyah dalam berpikir dan bertindak, menumbuhkan toleransi, inklusivitas, dan keseimbangan dalam memahami dan mengamalkan ajaran Islam yang berpaham Ahlus Sunnah wal Jamaah dan tradisi NU, serta membangun lingkungan kampus yang harmonis dan berwawasan kebangsaan.
  4. Mendorong inovasi dan kreativitas dalam penggunaan teknologi digital untuk proses pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta menyiapkan civitas akademika yang responsif terhadap dinamika perkembangan global.
  5. Mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis berbasis riset dan argumentasi ilmiah yang kuat, sebagai fondasi utama dalam pengambilan keputusan dan pengembangan ilmu pengetahuan yang berdaya guna.
  6. Membangun sistem pendidikan yang berkualitas tinggi dan berstandar nasional serta internasional untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, kompetitif, dan siap bersaing di berbagai jenjang karir dan bidang keilmuan.
  7. Mengharmonisasikan nilai-nilai keislaman dengan kemajuan teknologi sebagai pijakan dalam menghadapi tantangan zaman, sehingga institusi mampu menjadi pusat peradaban yang seimbang antara tradisi keagamaan dan inovasi teknologi.