
IAI Al-Mannan membuka tiga fakultas dengan sembilan program studi. Fakultas Tarbiyah memiliki lima jurusan, yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Tadris Bahasa Inggris, Matematika, dan Tadris Fisika.
Fakultas Bisnis dan Ekonomi Islam memiliki dua jurusan, yakni Ekonomi Syariah dan Akuntansi Syariah. Sementara Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum membuka dua jurusan, yaitu Hukum Pidana Islam dan Hukum Keluarga.
“Alhamdulillah, meskipun baru dibuka, peminatnya lumayan banyak. Dari 150 pendaftaran, yang sudah melakukan daftar ulang atau resmi masuk sebanyak 113 orang,” katanya.
IAI Al-Mannan dinyatakan layak membuka tiga fakultas dan sembilan jurusan. Dari seluruh program studi yang diajukan, semuanya telah memenuhi persyaratan dan diterima.
Menurut Mahsyur, IAI Al-Mannan memiliki program unggulan yang menjadi pembeda dengan perguruan tinggi lain, yakni pembacaan kitab kuning. Setiap mahasiswa diwajibkan bisa membaca kitab kuning setelah lulus.
“Kenapa kitab kuning, karena itu ciri khas dari organisasi NU. Sehingga nanti kita akan membuat Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bahtsul Masail dan ini tidak ada di kampus lain,” katanya.
Sebagai kampus baru di Lotim, keberadaan IAI Al-Mannan diharapkan memberi semangat dan harapan baru bagi masyarakat serta mampu mencetak generasi cerdas, berakhlak, dan unggul, baik dalam bidang akademik maupun keagamaan.
